Kamis, 15 September 2011

Mimpi yang Membuat Lega

malam itu aku tidur lebih awal dari biasanya.....
aku mendapat mimpi yang mebuatku sedikit lega,sungguh mimpi mimpi yang aku idam-idamkan selama ini,,
cerita didalam mimpi ini aku meminta maaf,kepada seorang ibu yg sudah aku anggap sebagai ibu kandungku sendiri."tepat seperti org yang sungkeman terhadap orgtuanya"
Belakangan hubungkanku dengannya bisa dikatakan kurang baik,yg aku tak tahu apa sebab musabab.Sungguh,aku menginginkan seperti dulu lagi,bersendah gurau dengan anak-anaknya,ngobrol dengan keluarganya.sungguh aku ingin seperti dulu lagi,sungguh aku mengidamkan keluarga ibu ini.....aku cma bisa berharap mimpi ini benar-benar dikabulkan oleh Tuhan,,,,,

Janji Sang Anak

15 september 2011

malam itu seorang ibu tua yg sudah berumuran sekitar 60tahunan sedang duduk termenung mengeluarkan air matanya diteras belakang rumahnya,tetes demi tetes airmata yang bening,dan berkilau jatuh diatas pipinya,ia menangis karena sikap suaminya yang selalu menyakitkan hatinya....

seketika anaknya datang menghampiri , namun secepat mungkin ibu ini menghapus airmata yg ada dipipinya...
sang ibu berkata,"ehhhh,anak ibu,anak ibu udah makan??" dengan nada lirih,lembut dan menyejukan hati,tanpa memikirkan perasaan sakit yang ia derita...
sang anakpun melihat mata ibunya yg berkaca,lalu brtanya kepada ibunya,"ibu nangis y bu"lirihnya penasaran..

tiba-tiba keluarlah suami dari ibu yg tak lain adalah ayah si anak dengan suara emosi yang tak terkalahkan berkata kasar kepada istrinya..
sang anak yg penasaran langsung tegetar hatinya melihat ibunya diperlakukan kasar lagi oleh ayahnya,seketika sang anak tegak dan melawan ayahnya,cekcok mulutpun tak terelakan antara mereka,,,seketika ibu melerai mereka,dengan penuh isak tangis,,,seketika keadaan menjadi hening,,,,
tak lama berselang sang anak mengajak ibu kekamarnya,dan membiarkan ayah tempramental ini sendirian....

dkamar sang anak berkata kepada ibu,"ibu yang sabar ya bu , ibu jgn sedih lagi" cakap sang anak sambil mengusap airmata ibunya.sungguh sedih,miris,dan serasa tercabik-cabik sekali hati sang anak melihat ibunya diperlakukan demikian..


sejak saat itu 15 september '11 sang anak berjanji dia akan selalu mencoba membahagiakan hati ibunya untuk menghilangkn sakit yg ada tepat didalam hati sang ibu........